Masalah banjir dan genangan air di wilayah perkotaan seringkali dianggap sebagai murni fenomena alam akibat curah hujan yang tinggi. Namun, jika ditelaah lebih dalam, faktor manusia memiliki peran yang sangat signifikan dalam memperburuk kondisi tersebut. HAKLI Serang, sebagai organisasi yang berfokus pada kesehatan lingkungan, menyadari bahwa sistem drainase yang buruk adalah Pencegahan Pendangkalan bagi sanitasi masyarakat. Melalui sebuah gerakan edukasi massa, organisasi ini berupaya menyadarkan warga tentang pentingnya menjaga infrastruktur air demi kesehatan bersama.
Kegiatan yang dilakukan oleh HAKLI Serang ini menyasar pemukiman padat penduduk yang sering mengalami masalah luapan air saat musim penghujan tiba. Dalam pertemuan tersebut, para ahli kesehatan lingkungan menjelaskan bahwa saluran air memiliki kapasitas tertentu yang harus dijaga agar aliran tetap lancar menuju pembuangan akhir. Ketika masyarakat kurang peduli dan membiarkan limbah masuk ke dalam sistem drainase, maka efektivitas saluran tersebut akan menurun drastis, menciptakan risiko kesehatan seperti tempat berkembang biaknya nyamuk dan sumber bau yang tidak sedap.
Fokus utama dari kegiatan ini adalah mengenai strategi pencegahan pendangkalan yang bisa dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Pendangkalan biasanya terjadi karena akumulasi sedimen dan material padat yang mengendap di dasar saluran dalam waktu lama. Jika tidak dibersihkan secara rutin, kedalaman saluran akan terus berkurang hingga tidak lagi mampu menampung debit air yang masuk. Siswa, pemuda, dan tokoh masyarakat diajak untuk memahami bahwa tindakan pencegahan jauh lebih murah dan mudah dibandingkan harus melakukan pengerukan besar-besaran atau perbaikan infrastruktur yang rusak akibat tekanan air.
Penyebab utama dari terhambatnya sistem drainase adalah masuknya berbagai jenis saluran air yang tidak seharusnya berada di sana, terutama limbah domestik yang tidak terolah. Masyarakat diberikan edukasi mengenai dampak buruk dari membuang limbah cair rumah tangga yang mengandung lemak tinggi atau sisa makanan langsung ke selokan. Lemak tersebut dapat membeku dan mengikat material lain, menciptakan sumbatan permanen yang sangat sulit dibersihkan. Pembuatan bak kontrol atau penyaring lemak sederhana di setiap rumah sangat disarankan sebagai langkah proteksi dini bagi sistem pengairan lingkungan.