HAKLI Serang berperan aktif dalam mewujudkan Target STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) di Banten, khususnya Serang. Fokus utama mereka adalah peningkatan akses jamban keluarga yang layak dan higienis. Inisiatif ini krusial untuk memutus rantai penularan penyakit berbasis lingkungan. Upaya ini dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan kesadaran dan gotong royong masyarakat setempat.
Sanitasi yang memadai adalah fondasi kesehatan masyarakat. HAKLI Serang melakukan pemetaan wilayah dan verifikasi rumah tangga yang belum memiliki akses jamban sehat. Data akurat ini penting. Data ini membantu mereka merancang strategi intervensi yang tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan spesifik masing-masing desa.
Program edukasi masif menjadi kunci sukses pencapaian Target STBM. HAKLI melibatkan tokoh masyarakat dan kader kesehatan. Mereka memberikan penyuluhan tentang dampak buruk Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Tujuannya adalah memicu perubahan perilaku dari kebiasaan lama yang tidak sehat.
Pendekatan pemicuan CLTS (Community-Led Total Sanitation) digunakan oleh sanitarian HAKLI. Metode ini mendorong masyarakat untuk menganalisis sendiri kondisi lingkungan mereka. Hasilnya, mereka termotivasi untuk membangun fasilitas jamban secara mandiri. Ini adalah esensi dari pemberdayaan komunitas.
Inovasi Pembangunan Jamban Keluarga
HAKLI Serang tidak hanya memberikan edukasi. Mereka juga memfasilitasi pembangunan jamban yang terjangkau dan ramah lingkungan. Inovasi dalam desain jamban disesuaikan dengan kondisi geografis Serang. Ini memastikan setiap keluarga dapat memiliki jamban yang permanen dan berkualitas baik.
Bantuan teknis dan pendampingan terus diberikan hingga desa dinyatakan sebagai ODF (Open Defecation Free) atau bebas BABS. Pencapaian status ODF adalah indikator penting keberhasilan Target STBM yang sedang dikejar oleh seluruh tim HAKLI di lapangan.
Kolaborasi dengan pemerintah desa dan donatur lokal sangat vital dalam penyediaan bahan baku. Kemitraan ini memastikan program pembangunan jamban keluarga dapat berjalan lancar. Hal ini juga membantu mengurangi beban biaya yang ditanggung oleh masyarakat miskin.
Keberhasilan peningkatan akses jamban sehat secara langsung berkorelasi dengan menurunnya kasus penyakit diare dan stunting pada anak. Ini adalah dampak positif yang paling terlihat dari implementasi Target STBM dan upaya keras HAKLI Serang di seluruh wilayahnya.
Membangun Budaya Hidup Sehat Permanen
HAKLI Serang berkomitmen untuk mempertahankan status ODF yang telah dicapai. Mereka mendampingi masyarakat untuk membentuk Komite Sanitasi Desa. Komite ini bertugas memonitor pemeliharaan jamban dan keberlanjutan praktik higiene yang sudah terbentuk.